Rasulullah صلى ا لله عليه وسلم bersabda خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ

“Sebaik-baik manusia adalah generasiku ( para sahabat ) kemudian generasi berikutnya (tabi’in) kemudian generasi berikutnya ( tabiu’t tabi’in )” (Hadits Bukhari & Muslim)

Minggu, 23 Mei 2010

Macam - Macam Thaharah

1.Thaharah Ma’nawiyah
Yaitu:membersihkan diri dari syirik dan maksit,caranya adalah dengan bertauhid dan berbuat amal shalih. Thaharah jenis ini jauh lebih penting daripada sekedar membersihkan badan dari berbagai kotoran zhahir.bahkan membersihkan badan dari kotoran zhahir tidahlah akan ada gunanya jika dalam diri seseorang masih bercokol najis syirik.

Allah berfirman dlm surat At-taubah ayat 28 :
“Sesungguhnya orang-orang musrik itu najis….”

Sementara Nabi Muhammad bersabda :
“Sesungguhnya orang mukmin itu tidak najis.” (HR Bukhari dan Muslim)

Karenanya,sudah menjadi kewajiban bagi setiap mukallaf utk membersihkan hatinya dari najis syirik dan syakk(keraguan terhadap Allah),dengan beriklas,bertauhid,dan beryakin(memiliki keyakinan yg benar,kepada Allah)-dan membersihkan jiwa dan hatinya dari noda maksiat,dengki,dendam-dengan bertaubat yg benar(tobat nashuha)-dari semua bentuk dosa dan kemaksiatan dan inilah thaharah bagian pertama dan iman.

2.Thaharah Hissiyyah
Yakni:membersikan diri dari hadas dan najis.inilah thaharah bagian kedua iman.
Nabi Bersabda :
“Thaharah adakah bagian dari iman.” (HR.Muslim)

Diantara Bentuk tharah jenis ini yg telah disyariatkan oleh Akkah adalah: Wudhu,Mandi,Tayamum,dan menghilangkan najis dari pakaian,badan,dan tempat sholat.(Assyarhul mumti oleh ibnu utsaimin 1/19,minhajul muslim okeh Abu baker Al-Jaza’iri hal 170,dan syarh ‘umdatil Ahkam oleh Bin Baz hal.2 )